Tips saat menjalani penangkapan
1. baiklah kamu mungkin tidak siap dengan kenyataan itu, tapi cobalah untuk tenang.
2. Polisi yang baik pasti akan membawa surat perintah dan surat tugas penangkapan. Tapi kadang polisi asal melakukan penangkapan, jadi yang kamu harus lakukan adalah Cek dan minta surat penangkapan tugas penangkapan!
3. Tanya nama polisi yang menangkap dan sesuaikan apakah ia termasuk dalam surat tugas penangakapan.
4. Berikutnya, minta polisi menjelaskan alasan penangkapan, tanyakan kejahatan apa yang dituduhkan, tanyakan juga bukti awal kenapa mereka menuduh dan menangkap kamu.
5. Jika kamu ditangkap, kamu juga berhak untuk menghubungi pengacara.
6. Ingat! Penangkapan tanpa dasar dan tanpa surat adalah penangkapan tidak sah dan merupakan kejahatan penculikan kendati itu dilakukan aparat.

Tips saat menjalani interogasi dan pembuatan Berita Acara Pemeriksaan (BAP)
1. Jangan Panik !
2. Sebelum BAP, polisi biasanya akan mengecek kesiapan dan kesehatan mu untuk menjalani BAP, jadi pastikan dirimu sehat untuk menjalani proses BAP, jika kurang sehat, kamu berhak untuk meminta penjadwalan ulang atau pembatasan waktu BAP untuk dilanjutkan di waktu berikutnya.
3. Pahami ancaman hukuman yang dituduhkan ke kamu, jika kejahatan yang dituduhkan diancam 5 tahun atau lebih kurungan, maka kamu berhak dan wajib untuk didampingi Pengacara atau penasehat hukum.
4. jika polisi memaksa untuk melakukan BAP tanpa dihadiri pengacara, kamu berhak menolaknya.
5. Jangan takut dan tolak jika polisi mendesak atau memaksa atau membujuk kamu untuk tidak perlu didampingi pengacara atau penasehat hukum.
6. Jika polisi memberikan

Tips sesaat setelah BAP dibuat
1. Saat setelah BAP, polisi akan mengeprint berkas BAP. Kamu akan diminta polisi untuk membacanya ulang dan mengeceknya. Yang harus kamu lakukan adalah pastikan salinan tersebut sama dengan jawaban yang kamu berikan, tidak ditambah atau dikurangi.
2. Jika ada ketikan dalam draft BAP yang tidak sesuai dengan yang kamu terangkan, minta polisi untuk menghapusnya dan menggantinya dengan keterangan yang sesuai dengan yang kamu sampaikan.
3. Jika kamu baru teringat sesuatu informasi atau keterangan yang ingin kamu tambahkan dalam BAP, tulislah dan sampaikan kepada penyidik untuk diketik dan ditambahkan dalam draft BAP yang ada.

Tips jika BAP tersangka tidak diberikan oleh Penyidik Polisi
1. jika kamu dalam hal ini sebagai tersangka dan telah di BAP
2. minta baik-baik salinan BAP tersangka. Sebaiknya sampaikan secara tertulis.
3. jika polisi menolak, jangan ragu atau takut! pertanyakan alasan penolakannya, dan sanggah penolakan tersebut dengan mengutip pasal 72 KUHAP yang memberi hak bagi tersangka untuk memperoleh salinan BAP.
4. Jika penyidik tetap mempersulit, catat nama penyidik tersebut, kronologi penolakan, dan buat surat keberatan dan permintaan salinan BAP kepada atasan penyidik–misal: Kasatserse/Kapolsek/ Kapolres/Kapolda atau Kapolri.

Tips saat menjalani sidang pidana pertama kali (Pembacaan Dakwaan)
1. biasanya sidang pertama akan dimulai dengan agenda pembacaan Surat Dakwaan oleh Jaksa Penuntut umum. yang harus kamu lakukan adalah dengarkan secara seksama, dan pahami dakwaan tersebut.
2. Setelah pembacaan dakwaan, ketua majelis Hakim akan bertanya kepada kamu, apakah mengerti atau tidak dengan dakwaan tersebut.
3. Jangan ragu atau takut bicara, tapi juga jangan sok mengerti. jika tidak atau kurang mengerti. Yang harus kamu lakukan adalah minta hakim menjelaskan secara sederhana maksud dakwaan tersebut. Hakim pasti akan menjelaskannya.

Tips saat sidang pembacaan tuntutan dan Penyampaian pembelaan diri (pledoi)
1. setelah Jaksa Penutut umum membacakan tuntutan, kamu berhak untuk mengajukan pembelaan atau peldoi.
2. Minta waktu yang memadai kepada hakim untuk menyusun materi pembelaan (Pledoi). Umumnya hakim akan memberi kesempatan waktu seminggu untuk menyusun pledoi.
3. Tetapi kadang pada saat yang sama, hakim langsung meminta tanggapan pembelaan diri atas tuntutan jaksa. Dalam kasus seperti ini, upayakan tuk meminta waktu penundaan sidang. Jika tidak dikabulkan, makas sampaikan pledoi saat itu juga
4. Beberapa opsi dalam pledoi diantaranya:

a. Jika kamu merasa tidak bersalah :
i. Sesuai dengan bukti-bukti yang kamu punya, sampaikan jika kasus yang menjerat bukan kasus pidana, melainkan sengketa perdata. Dengan kata lain seharusnya tidak ada kejahatan dalam kasus tersebut.
ii. Sampaikan bahwa tuduhan dan tuntutan tidak benar dan tidak sesuai dengan bukti atau fakta sesungguhnya.
iii. Sampaikan jika ternyata jaksa tidak dapat membuktikan dakwaannya, atau tidak ada keterangan saksi dan bukti yang mendukung atau membenarkan dakwaan jaksa.
iv. Sampaikan jika kamu bukan pelaku sesungguhnya dari kejahatan yang dituduhkan. Dengan kata lain salah orang!
b. Jika kamu mengaku salah, maka mintalah keringanan hukuman. Sampaikan hal-hal yang dapat meringankan hukuman seperti : kamu khilaf dan menyesal, ini kali pertama dan kamu menyesal dan tidak akan mengulanginya kembali, kamu telah kooperatif dan berlaku baik selama proses persidangan.

5. Sampaikan pledoi dengan tegas dan tenang, yakinkan dan minta majelis hakim untuk memutus seadil-adilnya.