Sengketa Perdata (saham dan utang piutang) dikriminalisasi, BS desak Polisi hentikan kasus

Salah satu bentuk kasus miscarriage of justice yang cukup sering kita temui di Indonesia adalah mengkriminalisasi sengketa perdata. kasus tersebut kembali terjadi dan kali ini korbannya adalah BS seorang pengusaha dan pemilik PT X. BS harus terpaksa menghadapi penyiikan kepolisian atas laporan rekan bisnisnya dalam sengketa kepemilikan saham dan utang piutang. BS dilaporkan dengan dugaan penggelapan karena tidak membayarkan dividen atas rekan bisnisnya. Audit atas laporan perusahaan menemukan bahwa selain berutang terhadap BS, kepemilikan saham rekan bisnis BS juga bermasalah.

Namun demikian, polisi tetap memproses laporan pidana atas BS dan menetapkan tersangka atas yang bersangkutan. Dengan didampingi Lokataru, BS mendesak kepolisian melakukan gelar perkara dan mendesak dihentikannya penyidikan atas kasus tersebut. Atas desakan tersebut, Kepolisian menghentikan penyidikan kasus tersebut dan meminta para pihak yang bersengketa untuk menyelesaikan sendiri sengketanya secara musyawarah.

2017-12-16T09:08:08+00:00
%d bloggers like this: