Pada tahun 2015, telah meninggal dunia MG (inisial nama) dengan mewariskan tanah seluas 90
M 2 dan bangunan rumah tinggal diatasnya di kelurahan Karet Tengsin, Tanah Abang, Jakarta
Pusat. Sebelum MG meninggal dunia, MG membuat wasit/testamen. Lokataru dalam hal ini
melakukan upaya hukum untuk memastikan hak-hak baik Penerima Wasiat dan para Ahli Waris
MG mendapatkan bagiannya masing-masing atas objek waris secara proporsional, yang salah
satunya dengan cara mengajukan permohonan Penetapan/Fatwa Waris di Pengadilan Agama
untuk Ahli Waris MG dan melakukan mediasi atas pembagian objek waris tersebut.