ICL, seorang pengusaha dibidang otomotif menggugat RH atas perbuatan wanprestasi yang dilakukan RH. RH, yang awalnya rekan bisnis ICL, tidak menunjukkan iktikad baik untuk membayar hutang-hutangnya kepada ICL yang menumpuk hingga mencapai kurang lebih 180 miliar rupiah. RH selalu membuar Surat Pernyataan Hutang kepada ICL dengan memberikan jaminan berupa cek senilai dengan pinjamannya, namun setelah ICL berupaya untuk mencairkannya, ICL mendapatkan Surat Penolakan dari Bank yang bersangkutan. Saat ini, RH menghilang dan meninggalkan rumah sesuai dengan alamat di KTPnya. Oleh karenaya, saat ini ICL dibantu dengan Lokataru mengajukan gugatan terkait wanprestasi yang dilakukan oleh RH ke Pengadilan Negeri Jakarta Timur.