CS, mantan jaksa senior yang saat itu menjabat sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Maluku diberhentikan dengan alasan proses penjualan aset sitaan yang tidak sesuai dengan prosedur. CS kemudian menggugat ke PTUN Jakarta dan menang ditingkat Peninjauan Kembali (PK). Tahun 2014 hingga 2015, CS menjadi Ketua Pusat Pemulihan Aset (PPA) Kejaksaan Agung.  Ia memimpin beberapa eksekusi kasus yang mangkrak, diantaranya eksekusi atas harta terpdana kasus pajak Gayus Tambunan, kasus perusahaan sawit Asian Agri, dan kasus Hendra Raharja pada tahun 2012.

Tahun 2018, CS, mantan Ketua Tim Satgasus Barang Rampasan ditahan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung sebagai tersangka korupsi barang rampasan. Saat ini, CS sedang melawan dugaan kasus penggelapan barang tersebut di pengadilan.